Archive for the ‘Film’ Category

Video Cut Tari Memang Ajib

Wednesday, June 9th, 2010
Video Cut Tari tengah menjadi pusat perhatian di antara para pengguna Twitter. Kini, pemilik nama lengkap Nazriel Irham itu pun mendapat julukan Ariel Peterporn.

Video Cut Tari memang sungguh ajib, Jika dibandingkan dengan video mirip Luna Maya dan Ariel sebelumnya diambil melalui ponsel, jenis gambar yang terekam pada Video Cut Tari ini memiliki pencahayaan yang lebih baik. Dilihat dari jenis filenyanya, video ini juga memiliki ukuran file yang lebih besar dari ukuran file video kamera ponsel. Bahkan salah satu warnet di daerah Palasari dengan tegas menyensor file yang disimpan baik di harddisk ataupun media penyimpanan lainnya yang dipergunakan penggunjung.

“Dari kemarin pagi sudah banyak yang nanyain,” ujar salah seorang operator warnet yang enggan disebutkan namanya kepada detikINET, Rabu (9/6/2010).

Cowboys in Paradise

Tuesday, April 27th, 2010
Menurut Bambang cowboys in paradise, memang ada pandangan terhadap kebebasan berekpresi sehingga tidak bisa begitu saja melarang individu untuk tidak melakukan sesuatu. “Namun Bali sebagai tempat yang banyak dikunjungi wisatawan apakah masih mengizinkan hal-hal seperti ini, meski ada elemen masyarakatnya tidak berkenan,” paparnya.

Kemunculan film dokumenter cowboys in paradise yang mengambil latar objek wisata Bali mengundang pro dan kontra di masyarakat. Publik di Tanah Air terhenyak dengan film yang mengumbar aksi seks para gigolo di Pantai Kuta tersebut. Para penggiat budaya di Bali pun mengaku kecolongan dengan beredarnya ilm cowboys in paradise yang memanfaatkan kekuatan wisata Bali untuk kepentingan pornografi.

Pengamat budaya dan sejarah dari Universitas Indonesia Bambang Wibawarta mempertanyakan pembuatan film tersebut apakah ada izin atau tidak dari pihak terkait. “Saya belum tahu apakah film dokumenter itu dibuat secara independen atau bagaimana,” terang dia saat berbincang dengan okezone, Selasa (27/4/2010).

Kendati demikian, Pemda Bali atau bagian pariwisata dan budaya setempat perlu mempertanyakan izin dari pembuatan film yang mengambil latar Pantai Kuta itu. “Pemda setempat harus mengambil sikap resmi jika film tersebut dibuat ilegal,” tandasnya. (source: okzone.com)

Film My Name Is Khan

Friday, February 19th, 2010

Sedikit menyenggol My Name Is Khan sebuah film yang meledak hampir di berbagai penjuru duniadan film ini benar-benar membuat para pecinta film India merasa penasaran untuk menyaksikannya secara langsung di bioskop-bioskop kesayangannya masing-masing.

Film My Name Is Khan memecahkan rekor box office Inggris. Film My Name Is Khan yang dibintangi Shah Rukh Khan itu melejit ke nomor enam box office sejak dirilis pada 12 Februari. Seperti dilansir Contact Music, Rabu (17/2/2010), dirilis pada 12 Februari kemarin, ‘My Name is Khan’ langsung meluncur ke peringkat enam box office Inggris. Film tersebut berhasil meraup pendapatan US$ 1,4 juta. ‘My Name is Khan’ pun menjadi film Bollywood dengan pendapatan kotor terbesar di minggu pertamanya

Di Amerika pun, film tersebut menuai sukses. Sepanjang pekan awal penayangan telah meraup USD18 juta. Demikian dilansir Femalefirst, Rabu (17/2/2010). Tampaknya film ini bakal menuai sukses besar, meski sebelumnya
pernah diboikot warga Mumbai, India. Di negerinya sendiri, film tersebut diboikot oleh kaum ekstrimis Hindu.

Bukan karena jalan cerita film yang berbau SARA. Melainkan, kekecewaan mereka terhadap aktor film Kuch Kuch Hota Hai itu yang mendukung pemain kriket Pakistan berlaga di liga India. Pada pemutaran perdana di India, pendemo menurunkan poster dan melempari bioskop yang memutar film My Name Is Khan.